COASTAL ENVIRONMENTAL DEGRADATION IN KUPANG CITY (2018–2024): A SYSTEMATIC REVIEW AND POLICY IMPLICATIONS FOR CONSERVATION
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstrak
Penelitian ini melakukan tinjauan literatur sistematis untuk mengkaji degradasi lingkungan pesisir di Kota Kupang antara tahun 2018 hingga 2024, dengan fokus pada erosi garis pantai, deforestasi mangrove, sedimentasi, penurunan kualitas air, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Tujuan utamanya adalah untuk mengevaluasi tingkat degradasi yang terjadi serta menganalisis sejauh mana kebijakan konservasi saat ini selaras dengan temuan ilmiah. Dengan menggunakan kerangka kerja PRISMA 2020, kajian ini mencakup 25 artikel ilmiah yang telah ditinjau sejawat dan laporan resmi yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa indikator degradasi paling parah terkonsentrasi di zona pesisir yang berkembang pesat seperti Bolok, Lasiana, dan Oesapa. Penilaian geospasial menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS), Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), dan Total Suspended Solids (TSS) mengungkapkan kemunduran garis pantai yang signifikan, kehilangan tutupan mangrove lebih dari 35%, serta lonjakan kekeruhan musiman. Meskipun tersedia berbagai kerangka konservasi nasional dan regional, implementasinya masih terfragmentasi akibat lemahnya koordinasi, kurangnya perencanaan adaptif, dan minimnya pemanfaatan data ilmiah. Upaya konservasi berbasis masyarakat telah menunjukkan keberhasilan lokal namun belum terintegrasi dalam mekanisme kebijakan formal. Studi ini mengusulkan kerangka tata kelola adaptif yang mengintegrasikan big data, penginderaan jauh, pemetaan sosial-ekonomi, dan perencanaan partisipatif untuk memperkuat ketahanan wilayah pesisir. Selain itu, studi ini juga merekomendasikan penerapan strategi ekonomi biru, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan pengarusutamaan konservasi dalam kebijakan ekonomi sebagai jalur menuju pengelolaan pesisir yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan model berbasis bukti untuk meningkatkan hasil konservasi di Kupang dan kawasan pesisir perkotaan lainnya di Indonesia.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
Pengiriman manuskrip ke Jurnal Purifikasi diartikan bahwa karya tersebut belum pernah dipublikasikan pada jurnal lain serta tidak dalam pertimbangan untuk dipublikasikan di tempat lain. Penulis dengan ini bersedia menyerahkan hak cipta manuskrip beserta isinya kepada Jurnal Purifikasi, jika diterima untuk publikasi. Manuskrip yang diterima akan dipublikasikan dalam bentuk cetak dimana ISSN terikat dalam bentuk cetak bukan dalam bentuk online (pdf). Penulis tidak diperbolehkan mempublikasikan karyanya ke dalam bentuk lain (jurnal) tanpa seizin pengelola Jurnal Purifikasi.
Dengan menyerahkan manuskrip, penulis telah dianggap mengetahui segala hak dan kewajiban yang melekat pada setiap manuskrip.
https://orcid.org/0009-0009-1828-5853






