Main Article Content

Indri Santiasih

Abstract


Proses pengecatan menghasilkan partikulat yang berasal dari penggunaan cat dan pelarut (solvent). Partikulat yang dihasilkan dari proses pengecatan dapat berupa partikulat primer dan sekunder. Partikulat sekunder merupakan hasil reaksi kimia antara volatile organic compound (VOC) dari cat dan pelarut (solvent) yang digunakan, dengan ozon di udara ambien. Proses pembentukan partikulat sekunder dari aktifitas pengecatan melalui proses nukleasi yang menghasilkan partikulat  dengan diameter aerodinamis < 100 nm. Ukuran partikulat yang sangat kecil meningkatkan resiko munculnya gangguan kesehatan pada manusia yang terpapar, baik pada paparan akut maupun kronis pada konsentrasi tertentu. Hal ini dikarenakan partikulat dapat dengan mudah menembus paru-paru bahkan dapat terdifusi dalam peredaran darah. Pengendalian terhadap variabel-variabel yang mempengaruhi konsentrasi partikulat antara lain VOC dan ozon merupakan salah satu upaya untuk menurunkan konsentrasi partikulat pada aktifitas pengecatan, selain pengendalian teknis seperti penggunaan heating, ventilating and air conditioning (HVAC). 


Article Details

Section
Articles