MIKROKONTROLLER-BASE SMART INTERACTIVE TRASH CAN
Main Article Content
Abstract
Membuang sampah pada tempatnya belum menjadi budaya di masyarakat. Alasannya yaitu tidak suka dengan tempat sampah, karena harus menyentuh tutup tempat sampah sebelum membuang sampah. Masyarakat juga kurang peduli terhadap pemilahan sampah organik dan anorganik meskipun memahami akan mempermudah proses pengolahan sampah. Disamping itu masih seringnya sampah menumpuk tetapi tidak segera diangkut menyebabkan sampah berserakan keluar dari tempat sampah. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang ”Smart Interactive Trash Can Berbasis Mikrokontroler” yang bisa membuka dan menutup secara otomatis. Tempat sampah ini juga mengarahkan orang saat membuang sampah organik atau anorganik. Metode yang digunakan adalah metode observasi, eksperimen, dan rekayasa. Sensor PIR untuk mendeteksi keberadaan manusia yang akan membuang sampah, sensor PING untuk mendeteksi penuhnya tempat sampah. Mikrokontroller digunakan untuk membaca input dari sensor PIR dan PING serta mengendalikan Motor Servo sebagai penggerak tutup tempat sampah dan LCD untuk mengarahkan orang dalam pemilahan sampah. Dari pengujian sensor PIR, jarak deteksi maksimal adalah 1,5m pada sudut 0o. Dari pengujian sensor PING, ketinggian maksimum sudah sesuai set point yaitu 4cm dari tutup tempat sampah. Semua Port AT mega 8535 berfungsi baik saat tes. Pengujian motor servo menunjukkan bahwa sudut untuk membuka dan menutup tutup tempat sampah adalah 90o. Pulsa motor servo menggunakan 1700 untuk membuka dan 890 untuk menutup.
Downloads
Article Details
Submission of a manuscript to Jurnal Purifikasi means that the work has never been published in another journal and is not under consideration for publication elsewhere. The author hereby agrees to submit the copyright of the manuscript and its contents to Jurnal Purifikasi, if accepted for publication. Accepted manuscripts will be published in printed form where the ISSN is bound in printed form, not in online form (pdf). Authors are not allowed to publish their work in other forms (journals) without permission from the Jurnal Purifikasi manager.
By submitting a manuscript, the author is deemed to know all the rights and obligations attached to each manuscript.