Main Article Content

Evy Hendriarianti

Abstract

Peningkatan beban pencemaran di sepanjang aliran sungai Metro menyebabkan penurunan daya tampung beban pencemaran sungai. Penurunan daya tampung mempengaruhi fungsi sungai sebagai sumber air dan habitat biota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya tampung beban pencemaran yang dimiliki Sungai Metro pada skenario pengelolaan yang  ditentukan. Metode yang digunakan adalah melakukan simulasi parameter kualitas COD dalam berbagai skenario dengan menggunakan aplikasiQual 2K. Selanjutnya dilakukan perhitungan daya tampung beban pencemaran. Hasil uji validasi model menunjukan x2 hitung < x2Tabel sehingga model dapat digunakan untuk simulasi, yaitu 1,09 untuk x2 hitung dengan nilai x2Tabel adalah sebesar 1,145. Dari hasil penelitian diketahui bahwa daya tampung beban pencemaran paling besar  Sungai Metro pada skenario 2, yaitu 321,408 kg/hari – 1.797,768 kg/ hari. Pada skenario 2, kondisi hulu sesuai dengan baku mutu sungai kelas II dan kuantitas beban pencemaran pada kondisi eksisting, kualitasnya sesuai dengan baku mutu air limbah. Segmen 1 sungai Metro memiliki beban pencemaran yang paling tinggi sehingga untuk mencapai kondisi terbaik seperti pada skenario 2 harus dilakukan penurunan beban pencemaran COD sebesar 30,09%.

Article Details

Section
Articles