Main Article Content

Erna Apriliani

Abstract

Estimasi penyebaran polutan perlu dilakukan agar dapat diketahui tingkat polusi suatu lokasi, sehingga
dapat digunakan untuk menentukan langkah-langkah pengurangannya. Pada penelitian ini dibahas beberapa
metode yang dapat digunakan untuk melakukan estimasi penyebaran polutan di udara. Metode yang
digunakan yaitu: metode numerik (metode Euler dan Runge Kutta), metode asimilasi data (filter Kalman),
dan metode Recursive Least Square (RLS). Langkah-langkah dari ketiga metode tersebut dijelaskan beserta
hasil simulasinya. Tingkat akurasi dari ketiga metode tersebut tidak dibandingkan, tapi dianalisis beberapa
kelebihan dan kelemahan masing-masing metode. Lokasi yang diambil adalah Kota Surabaya. Konsentrasi
polutan karbonmonoksida. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode numerik kurang tepat digunakan
untuk estimasi sesuai kondisi nyata yang sangat bervariatif, metode RLS membutuhkan data konsentrasi
polutan terurut yang cukup banyak pada posisi tertentu, sedangkan metode asimilasi data dapat
dipergunakan untuk estimasi konsentrasi polutan dengan data yang jauh lebih sedikit dan dapat
mengestimasi untuk banyak lokasi sesuai yang diinginkan.

Article Details

Section
Articles