Main Article Content

Maria Prihandrijanti

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan pupuk mineral dari urin manusia untuk tanaman dan membandingkan efektifiitas pupuk mineral pada tanaman uji pada variasi jenis tanah. Tanaman uji yang digunakan adalah sawi (Brassica rapa). Di awal penelitian dilakukan proses higienisasi untuk membunuh bakteri patogen dalam urin, yaitu Salmonella sp dan Shigella sp. Proses higienisasi dilakukan dengan mengubah pH urin menjadi pH 2 dan pH 9 serta menyimpannya di dalam dan di luar ruangan selama 1 bulan. Sebelum proses higienisasi dimulai, dilakukan analisa konsentrasi awal N-total, P-total, K, TOC, fecal coli, dan bakteri patogen (Salmonella sp. dan Shigella sp.) dalam sampel urin segar. Di akhir masa penyimpanan dilakukan kembali analisa konsentrasi N-total, P-total, K, TOC, fecal coli, dan bakteri patogen (Salmonella sp. dan Shigella sp.) terhadap urin. Setelah itu urin diaplikasikan pada tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan urin selama kurang lebih sebulan telah menghilangkan patogen yang terkandung dalam urin. Aplikasi urin sebagai pupuk tanaman sayur, khususnya sawi hijau (Brassica rapa), menunjukkan hasil pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan sawi yang diberi pupuk NPK dan tanpa pupuk.

Article Details

Section
Articles