Main Article Content

Mochammad Chaerul

Abstract

Volume timbulan sampah yang meningkat setiap tahun membutuhkan penanganan yang lebih baik, antara lain melalui pengomposan sampah organik yang dominan dalam sampah kota di Indonesia. Penelitan ini menganalisis pemilihan teknologi pengomposan dengan mempertimbangkan kriteria teknis, lingkungan, finansial, dan sosial dari sudut pandang pemerintah, masyarakat, akademisi, dan praktisi pengomposan dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun tiap stakeholder memiliki pilihan yang berbeda, berdasarkan penilaian gabungan menunjukkan teknologi pengomposan windrow lebih dipilih daripada teknologi Aerated Static Pile (ASP) Aktif, ASP Pasif, ataupun vermicomposting, dengan bobot masing-masing 0.297, 0.248, 0.163, dan 0.292 dengan nilai rasio konsistensi 3.3%. Setiap stakeholder memiliki kriteria utama yang berbeda dalam pertimbangan pemilihan teknologi pengomposan.

Article Details

Section
Articles